Analisis Validitas dan Reliabilitas Kuesioner Kenyamanan Belajar Mahasiswa di Lingkungan Kampus Menggunakan Principal Component Analysis

Validity and Reliability Analysis of a Student Learning Comfort Questionnaire in the Campus Environment Using Principal Component Analysis

Authors

  • Bes Hendi Rio Pardede Universitas Negeri Medan
  • Novaria Br Saragih Universitas Negeri Medan
  • Nia Elovani Br Munthe Universitas Negeri Medan
  • Vena Yurinda Saragih Universitas Negeri Medan

DOI:

https://doi.org/10.5281/zenodo.23463907

Keywords:

kenyamanan belajar; mahasiswa; validitas instrumen; reliabilitas; Principal Component Analysis

Abstract

ABSTRAK
Kenyamanan belajar mahasiswa di lingkungan kampus bersifat multidimensi, tetapi struktur komponen dan kualitas butir instrumen yang mengukurnya jarang dievaluasi. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi komponen yang membentuk kenyamanan belajar mahasiswa dan mengevaluasi validitas serta reliabilitas kuesionernya. Penelitian kuantitatif dengan pendekatan psikometrik eksploratif ini melibatkan 80 mahasiswa Universitas Negeri Medan dari tujuh fakultas, yang dipilih secara sukarela melalui kuesioner daring pada 5–12 Oktober 2026. Instrumen terdiri atas 20 pernyataan berskala Likert 1–5 yang disusun dari empat dimensi, yaitu kondisi lingkungan belajar, fasilitas belajar, suasana belajar, dan aksesibilitas ruang belajar. Butir dievaluasi berdasarkan loading utama minimal 0,40 dan selisihnya dengan loading tertinggi kedua minimal 0,20. Data dianalisis dengan Principal Component Analysis (PCA) berotasi Varimax menggunakan program R, sedangkan reliabilitas diestimasi dengan Cronbach’s Alpha. Data layak dianalisis (KMO = 0,862; uji Bartlett p < 0,001). Kriteria eigenvalue lebih dari 1 menghasilkan empat komponen dengan varians kumulatif 68,0%, sedangkan parallel analysis menyarankan dua komponen. Enam butir memiliki selisih loading di bawah 0,20 dan dikeluarkan sementara. PCA ulang pada 14 butir menghasilkan tiga komponen dengan varians kumulatif 65,4%. Berdasarkan pola loading, hanya satu komponen yang selaras dengan satu dimensi rancangan, yaitu aksesibilitas ruang belajar, sedangkan komponen pertama (delapan butir) dan ketiga (dua butir) memuat butir lintas dimensi. Nilai Cronbach’s Alpha masing-masing komponen sebesar 0,867; 0,877; dan 0,700, dengan alpha keseluruhan 0,897. Tiga butir, yaitu Q4, Q12, dan Q13, masih menunjukkan indikasi cross-loading. Kuesioner memiliki konsistensi internal yang baik, tetapi struktur empirisnya belum mereplikasi empat dimensi rancangan. Instrumen perlu direvisi dan diuji pada sampel yang lebih besar sebelum digunakan secara lebih luas.

References

Abay, S. K., Hamzah, B., & Mulyadi, R. (2022). Thermal sensation analysis in the building of Universitas Ichsan Gorontalo. EPI International Journal of Engineering, 5(1), 71–80.

Ayodeji, O. A. (2021). Students’ satisfaction with teaching spaces: Study of a state-owned university in Southwestern Nigeria. Uniosun Journal of Engineering and Environmental Sciences, 3(2).

Brink, H. W., Krijnen, W., Loomans, M. G. L. C., Mobach, M. P., & Kort, H. S. M. (2023). Positive effects of indoor environmental conditions on students and their performance in higher education classrooms: A between-groups experiment. Science of the Total Environment, 869, Article 161813.

Brink, H. W., Lechner, S. C. M., Loomans, M. G. L. C., Mobach, M. P., & Kort, H. S. (2024). Understanding how indoor environmental classroom conditions influence academic performance in higher education. Facilities, 42(3–4), 185–200.

Brink, H. W., Loomans, M. G. L. C., Mobach, M. P., & Kort, H. S. M. (2021). Classrooms’ indoor environmental conditions affecting the academic achievement of students and teachers in higher education: A systematic literature review. Indoor Air, 31(2), 405–425.

Castro-Martínez, J. A., Chavarría Roa, J., Parra Benítez, A., & González, S. (2016). Effects of classroom-acoustic change on the attention level of university students. Interdisciplinaria, 33(2), 201–214.

Custódio, D. A., Ghisi, E., & Rupp, R. F. (2024). Thermal comfort in university classrooms in humid subtropical climate: Field study during all seasons. Building and Environment, 258, Article 111644.

Jolliffe, I. T., & Cadima, J. (2016). Principal component analysis: A review and recent developments. Philosophical Transactions of the Royal Society A, 374(2065), Article 20150202.

Jung, S., Seo, D. G., & Park, J. (2020). Regularized exploratory bifactor analysis with small sample sizes. Frontiers in Psychology, 11, Article 507.

Lim, S., & Jahng, S. (2019). Determining the number of factors using parallel analysis and its recent variants. Psychological Methods, 24(4), 452–467.

Masruri, A. A., & Patradhiani, R. (2019). Faktor ergonomi terkait kenyamanan ruang kelas Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Palembang. Integrasi: Jurnal Ilmiah Teknik Industri, 4(1), 40–48.

Munonye, C. C., & Ji, Y. (2019). Rating the components of indoor environmental quality in students’ classrooms in warm humid climate of Uli, Nigeria. African Journal of Environmental Research, 1(2), 118–129.

Niu, C., Zhou, C., Huang, Q., Wang, M., Chen, Y., Huo, Y., Lie, S., & Zhou, J. (2024). An analysis of satisfaction with university library learning spaces based on SPSS regression model. In Proceedings of the 2024 3rd International Conference on Information Economy, Data Modelling and Cloud Computing (ICIDC 2024) (pp. 228–239). Atlantis Press.

Shrestha, N. (2021). Factor analysis as a tool for survey analysis. American Journal of Applied Mathematics and Statistics, 9(1), 4–11.

Taber, K. S. (2018). The use of Cronbach’s alpha when developing and reporting research instruments in science education. Research in Science Education, 48(6), 1273–1296.

Published

2026-10-19